Outdoor
Fashion
Life-Style

More News

bila suami menjemput semut


berdiri di tempat ini

Di tempat ini,
terasa dingin,
dari sakit dulu,
dari pedih sekarang,
sudah tiba waktunya,
rasa ini ke sana sini,
biarkan ia menatap sendiri,
menghitung hari hari mendatang
hingga karat dan basi

Andai satu hari,
tiada mampu kemudi lagi,
gapailah tangan ini,
kerana waktu berjalan,
tibanya saat terakhir,
ia masih di sini
tidak berhenti,
tapi bersedia memberi

berhenti dan tataplah,
bahawa aku masih berdiri
di tempat ini...

this feeling

There is,
This feeling,
Where do I start,
To express myself,
Forgive me,
if what it shows,
if what's really going on,
Does not seems like it is

Do you think,
That smile, that laugh,
Will always belong to you?
The heart, the soul,
Will always remain safe?
It might turned away,
Secretly, Slowly,
Without even you realize it

I pray,
for your happiness,
with person you truly love,
as tears built in my heart,
as far as alone is the only word i knew,
as faithful is something i cant be sure too.

Oh Lord
save my heart
find my inner some calmness
This soul is being missed,
only You know,
What is this feeling.


morning dew

Help me,
To find the peace,
the smell of honesty,
as day counting,
as night leave,
Oh Dear God,
I love this life,
give me the strength,
to go every single pain,
give me patience,
to not hurt single heart,
let your moon shine me,
let the sun gazing on me...


seharian

Seharian menunggu,
tiada sesaat,
yang membuatkan kan aku
merasa lebih tua,

Sejak terakhir aku melihat,
kepedihan itu berlalu,
segala pembohongan semakin dingin,
seharian kurasa,
apa pun bisa aku hadapi

Segala yang terpisah,
semuanya bersama,
setiap yang menghilang,
kini kembali,
seharian menanti,
kau tetap masih bersama



gadis di jendela itu

Image result for girl at window

Aku lihat gadis itu,
raut wajahnya, bagai tidak dimamah usia,
tapi senyum dan tawanya, bagai ada sesuatu,
yang disembunyikan, yang dipendam sendiri.

Aku ingin gadis itu,
hati ini mahu membantu,
jiwa ini mahu berteman,
tapi sayang,
bukannya atas kemampuanku,
malah milik orang lain,

Walau bukan punyaku,
namun entah mengapa,
aku menginginkannya,
lebih dan lebih setiap hari,

Benarkan aku bertanya,
berikanlah aku peluang,
mahukah kau duduk sebentar,
dan aku berjanji,
akan menyayangimu,
seperti yang kau mahu

Itulah bicara
yang ingin didengari,
oleh setiap gadis,
yang duduk di jendela itu

Suara Itu

Kedengaran,
satu suara,
dalam diam,
suara itu,
merangkul jiwa,
yang dulu sepi,
kini dikunci

dan suara itu,
diulang ulang,
bagai detik jantung,
sesaat tiada rela pergi,
sehari tanpanya, tiada lengkap

Indahnya,
andai suara itu,
benar milikku
abadi...selamanya